Tampilkan postingan dengan label sport. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sport. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 Desember 2010

Karpov Bicara Keuntungan Bermain Catur

25 April 2008


Master catur asal Rusia Anatoly Karpov menyampaikan pentingnya permainan catur sejak usia dini, khususnya untuk membangun perkembangan mental anak-anak. Hal itu disampaikannya saat memberi pidato di Aula Magna, Universitas Havana, Kuba, Kamis (23/4/2008) waktu setempat.

Bekas juara dunia yang turut bermain dalam pertandingan simultan 4.000 pecatur di Havana ini, mengungkapkan secara rinci bagaimana permainan sains itu berhubungan erat dengan kehidupan. Hal itu memang menjadi sorotan utamanya dalam beberapa buku yang ia tulis dan sudah diterjemahkan dalam bahasa Inggris, Prancis dan China.
Catur, kata Karpov, memudahkan pemahaman anak pada beberapa mata pelajaran dan mempersiapkan siswa menganalisa situasi sulit serta mengambil keputusan secara cepat.
Salah satu kesamaan antara permainan catur dengan kehidupan, sambungnya, sama halnya ketika manusia menghadapi masalah di kehidupan nyata dan bagaimana mereka menyusun rencana agar menemukan jalan keluar dari masalah itu.
Dalam dua kasus tersebut, ujar Karpov, setiap orang membutuhkan dorongan agar berhasil. Demikian penjelasan mater catur itu saat memberi kuliah untuk kedua kalinya di kampus itu sejak tahun 2004.
Karpov melanjutkan, permainan catur juga penting untuk membangun hubungan masyarakat dari generasi berbeda. Ia juga melihat permainan ini memberi sumbangan bagi anak-anak dan pemuda Rusia untuk menjauhi alkohol dan obat bius. Karena itu ia berterima kasih pada Federasi Catur Internasional dan pemerintah Rusia.
Sebelum memulai pidato kuliah terbukanya, Karpov mendapat kehormatan membuka selubung peringatan hari jadi ke-280 tahun Universitas Havana. Upacara itu sendiri dipimpin Ketua Komite Olimpiade Kuba, Jose Ramon Fernadez.
Pada saat memberi sambutan, Karpov berterimakasih pada tuan rumah dan mendorong pemerintah Kuba untuk memperbaiki Klub Catur Havana. Tempat itu pernah amat terkenal pada akhir abad 19 saat menjadi tempat perebutan juara dunia catur sebanyak dua kali.
Karpov sendiri mendoakan kemajuan catur Kuba. Ia juga berjanji akan menyempatkan bermain di Klub Catur Havana jika tempat itu sudah diperbaiki.
Raul dan Fidel
Raul dan Fidel CastroSementara itu,Cuba News Agencymelaporkan, Karpov secara khusus membawa dua papan catur yang secara khusus diberikan pada Presiden Kuba Raul Castro dan abangnya, pimpinan revolusi Fidel Castro. Ia membawa hadiah itu setelah tahu kedua pimpinan Kuba tersebut suka bermain catur.
“Saya tahu pemimpin Kuba penggemar catur. Itulah sebabnya saya membawa hadiah khusus yang dibuat di Rusia atas nama saya untuk Fidel dan Raul,” kata Karpov. Ia menyatakan kedua papan catur itu didesain sama persis bentuknya dengan papan catur yang ia gunakan saat mengikuti Olimpiade Havana tahun 1966.
Karpov mengungkapkan ia begitu terkesan dengan popularitas catur di Kuba. Ia juga senang melihat antusiasisme rakyat Kuba untuk menonton pertandingan yang ia ikuti di Kuba, baik saat bermain di pusat kota Santa Clara (2004) atau akhir Senin lalu di Universitas IT Hanava.
Secara khusus Karpov juga menyampaikan penghargaan pada dokter-dokter asal Kuba yang ikut serta merawat korban kecelakaan reaktor nuklir Chernobil, Rusia, beberapa tahun lalu. (CAN/CNA/SM)
Lihat juga:
****

Jumat, 03 Desember 2010

Bila Karl Marx Bermain Catur

30 Januari 2008


Karl Marx adalah seorang tokoh besar pecinta catur. Setelah penulis Das Kapital ini wafat, kawan dekatnya Wilhelm Liebknecht mengambarkan betapa kecewanya Marx setiap kali ia kalah bermain. (W. Liebknecht: Karl Marx zum Gedaechtnis).
Karl MarxDi London, saat Marx dan pelarian politik lainnya berkumpul sekitar tahun 1850, Marx mengumumkan sebuah langkah pembukaan catur baru yang membuatnya bisa mengalahkan pecatur lain. Marx tidak tengah sesumbar. Ia terus mengalahkan lawan-lawannya.
Kemenangan Marx itu terus berlangsung sampai Liebknecht berhasil menemukan pertahanan baru hingga ia akhirnya berhasil mengalahkan Marx. Marx jelas tak puas. Ia pun menantang pertandingan ulang pada esok pagi di rumahnya sendiri.
Ketika Liebknecht tiba esok paginya, istri Marx tengah beristirahat dan seorang pembantunya, Lencen, menatapnya dengan sorot mata tak bersahabat. Marx sendiri sudah siap di depan papan catur. Nampaknya sepanjang malam ia sudah berlatih keras dan telah menemukan langkah antisipasi baru.
Marx berhasil menang di babak pertama dan semangatnya ikut terkerek naik. Ia lalu memakan sandwich dan minum. Namun pertandingan berikutnya dimenangkan Liebknecht.
Mereka berdua terus bermain hingga tengah malam, sampai saat pembantu rumah Marx menyela seraya mengatakan pertandingan itu sudah cukup sampai di situ.
Keesokan paginya Lencen datang ke rumah Liebknecht sambil membawa pesan dari istri Karl Marx. Istri Marx memohon agar ia berhenti bermain catur dengan suaminya hingga larut malam.
Salah satu permainan Marx yang terekam di buku literatur catur klasik adalah pertemuannya dengan Meyer. Saat itu Karl Marx memegang buah putih. Sekedar catatan kode notasi diambil sesuai aslinya, K= Raja, Q= Ratu, R=Benteng, B=Patih, N= Kuda.

Karl Marx (putih) Vs Meyer (hitam).
1. e2-e4 e7-e5 2. f2-f4 e5xf4 3.Ng1-f3 g7-g5 4. Bf1-c4 g5-g4 5. 0-0. Pada masa itu pembukaan Muzio Gambit sangat terkenal.
5…g4xf3 6. Qd1xf3 Qd8-f6 7. e4-e5 Qf6xe5 8. d2-d3 Bf8-h6 9. Nb1-c3 Ng8-e7 10. Bc1-d2 Nb8-c6 11. Ra1-e1 Qe5-f5. Langkah ini dimainkan pertama kali oleh Kolisch-L. Paulsen, di London, 1861.
12. Nc3-d5 Ke8-d8 13. Bd2-c3. Langkah ini pernah dicoba Chigorin dan terbukti berhasil. 13. Qe2 merupakan langkah yang sebaiknya diambil hitam.
13…Rh8-g8 14. Bc3-f6 Lebih baik jika putih mengambil langkah 14. Rxe7, seperti pertandingan Mackenzie-N.N. di New York tahun 1883.
14…Bh6-g5 15. Bf6xg5 Qf5xg5 16. Nd5xf4 Nc6-e5
Sesudah 16…Nd4 17. Qf2 Ne6 Putih tidak akan memiliki buah yang cukup.
17. Qf3-e4 d7-d6 18. h2-h4 Qg5-g4 Seharusnya 18…Qg7 agar lebih kuat
19. Bc4xf7 Rg8-f8 20. Bf7-h5 Qg4-g7 21. d3-d4 Ne5-c6 22. c2-c3 a7-a5 23. Nf4-e6+ Bc8xe6 24. Rf1xf8+ Qg7xf8 25. Qe4xe6 Ra8-a6 26. Re1-f1 Qf8-g7 27. Bh5- g4 Nc6-b8 28. Rf1-f7 Hitam menyerah.
Terlepas dari kemenangannya, permainan Marx agak tidak materialistik, karena melakukan pengorbanan bidak setelah melakukan pembukaan catur modern.
Permainan Marx memang bukan tanpa kesalahan, tapi Karl Marx tetap mengendalikan permainan dan serangan. (Hans Ree, “NRC-Handelsblad” edisi 1 April 2000).
***

Saat Elmaut Menolak Tawaran Draw Soeharto

28 Januari 2008
Diktaktor yang pernah berkuasa selama 32 tahun, Soeharto, 87 tahun, Minggu siang, akhirnya menyerah pada elmaut. Senin siang, 27 Januari 2008,  Soeharto dimakamkan di Astana Giribangun, Solo.
Malaikat KematianSelama berpekan-pekan, jendral berbintang lima ini telah mencoba mengulur waktu dengan maut. Bila diibaratkan permainan catur, Soeharto ingin bermain draw (remis) dengan elmaut.
Sejak dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina, awal Januari 2008, Soeharto memang telah menolak mati. Berbagai aspek mistik dan ilmu kanuragan ia kerahkan untuk menahan kematian meski secara klinis ia sebenarnya sudah wafat.
Selama berminggu-minggu, jutaan korban dan keluarga korban pelanggaran hak asasi manusia Soeharto, menyaksikan dengan was-was. Ya, otak pembunuhan massal 500.000 – 1.000.000 warga sipil tahun 1965, pembantaian aktivis masjid di Tanjung Priok 1986, hingga penculikan aktivis mahasiswa tahun 1998 ini, memang tengah mencoba berdamai dengan sakaratul maut.
Sayang, malaikat pencabut nyawa tak bisa disuap. Akhirnya, otak penculikan aktivis mahasiswa tahun 1998 ini menutup mata. Itupun setelah berpekan-pekan rakyat Indonesia menyaksikan dengan rasa iba sekaratnya Soeharto.
Seorang ibu dua anak di kawasan Tebet, Dhini (43), dua pekan lalu menyebut sekaratnya Soeharto merupakan pelajaran bagi yang hidup. Sejak dua pekan lalu Dhini memang sudah mengambil kesimpulan Soeharto secara klinis sudah mati. Namun, penolakannya pada elmaut, telah membuat ia sekarat hingga tiga pekan.
Menurut Dhini, pesan Tuhan melalui malaikat maut untuk mempertontonkan sekaratnya Soeharto ke rakyat Indonesia hingga tiga pekan lebih, amat jelas dan terang benderang. Dengan membuat Soeharto tersiksa selama tiga pekan, ini merupakan momentum bagi Tuhan untuk memperingatkan manusia Indonesia agarberhenti korupsi dan berhenti menindas.
Soeharto wafatIbarat permainan catur, Soeharto memang sudah mencoba meminta draw dengan elmaut. Sayang, tawaran itu ditolak. Setelah mempermalukan dan menyiksa Soeharto melalui permainan panjang, sang elmaut melancarkan jurus pamungkasnya: skak mat! Dan, Soeharto pun menyerah….
***

Polgar: Catur Alat Pendidikan Yang Indah

28 Januari 2008

Pada abad ini, ketika para pebisnis menghabiskan uang jutaan dolar untuk membuat permainan video terbaru, permainan catur di papan sederhana masih tetap bertahan.
Catur merupakan permainan ketangkasan tertua di dunia. Dan, kini catur lebih populer dari masa sebelumnya, khususnya bagi generasi yang lebih muda.
Untuk membuktikan hal itu, Sekolah Catur Yury Shulman Barrington baru-baru ini menjadi tuan rumah yang mempertemukan pecatur anak-anak dengan tiga Grand Master, (GM) dari pelosok dunia.
Hampir 60 pemain –separuh lebih adalah anak-anak– berhadapan dengan tiga GM dunia: Shulman, Alexander Onischuk dan Susan Polgar.

“Kalian beruntung jika bertemu satu GM. Di sini kalian malah bertemu dengan tiga orang GM sekaligus,” kata Susan Polgar, peraih 5 medali emas olimpiade catur wanita. “Jadi ini merupakan pertemuan yang amat spesial.”
Grand Master, sebuah gelar yang dipegang seumur hidup, memang merupakan impian setiap pecatur.
Kiran Frey, seorang panitia penyelenggara mengemukakan ia melihat minat pada permainan catur di kalangan anak-anak kini semakin meningkat dibanding masa sebelumnya.
“Ini merupakan pencapaian dari sebuah upaya panjang dan tak kenal lelah,” ucap wanita ini.
Ia mulai terlibat dalam dunia catur saat anak lelakinya, Rishi Sethi, mulai menyukai permainan itu saat duduk di sekolah dasar pada tahun 1998.
Pada awalnya, Rishi merupakan satu-satunya anak yang mengikuti ekstra kurikuler catur di sekolah dasarnya.
Setelah Frey berbicara pada kepala sekolah, sebuah klub catur didirikan di sekolah itu. Klub itu merupakan klub catur pertama yang berdiri di Wilayah Unit Barrington Distrik 220. Kini, mklub catur sejenis sudah ada di 11 sekolah distrik tersebut.
“Ini seperti benar-benar mimpi yang menjadi sebuah kenyataan. Sebuah keajaiban saat melihat klub-klub catur itu bertumbuhan,” kata Frey terharu.
Sevan Muradian, Ketua Asosiasi Catur Amerika Utara juga mengakui lonjakan peminat catur di kalangan anak-anak saat ini.
“Sekarang semakin banyak program ekstra kurikuler catur sejak sekolah dasar sampai sekolah menengah,“ kata Muridian. “Hal ini tentu saja amat baik buat kreativitas anak-anak.”
Selain senang melihat anak-anak bergembira, Muradian mengatakan ada alasan lain mengapa para orang tua membiarkan anak-anaknya bermain catur.
“Saya pikir para orang tua sudah mendapat manfaat positif dari permainan catur dalam merangsang pertumbuhan mental anak-anak,” katanya. “Anak-anak mereka mulai menggunakan cara berpikir analisis dan kritis yang biasa mereka lakukan saat bermain,” lanjutnya.
Salah satu orang tua siswa, Edward McDougal, mengakui catur memiliki pengaruh positif buat pertumbuhan anaknya yang sekarang baru berusia 7 tahun.
“Saya melihat anak saya menjadi lebih kritis dan lebih displin untuk menyelesaikan PR mereka,” kata McDougal.
Anaknya Eddie, merupakan satu dari empat anak yang memperoleh gelar Raja dan Ratu catur sekolah di daerah Glenview. Eddie juga berhasil menyabet gelar juara pertama dalam turnamen tahunan National Youth Action Chess yang digelar di St. Louis, November lalu.
“Kemenangan itu membuat kepercayaan dirinya bertambah. Ia mulai sadar bahwa kerja kerasnya akan berbuah manis,” lanjut McDoudgal.
Polgar, juara dunia wanita empat kali dan pengajar catur di Texas Tech University, telah banyak bepergian ke sejumlah negara dan menyatakan senang melihat semakin banyak anak-anak bermain catur.
“Catur merupakan salah satu alat pendidikan yang indah,” kata Polgar. ***

Catur Sebagai Permainan Strategi

25 Januari 2008
Olahraga catur lebih dari sebuah permainan adu strategi ketimbang sekedar rekreasi dan kompetisi, kata Wolfe Jantz, pendiri Klub Catur di Lembah Antelope.
“Ada banyak hal yang anda bisa pelajari mengenai kehidupan –kapan anda bergerak agresif dan kapan tidak, kapan anda mengambil resiko dan kapan anda harus memberi,” kata Jantz, seorang insinyur untuk Dinas Pemadam Kebakaran Los Angeles.
“Terkadang anda merasa begitu kuat sehingga sadar bahwa untuk mewujudkan kemenangan terkadang anda harus mundur terlebih dahulu,” tambahnya.
Pria berusia 44 tahun ini sudah bermain catur sejak usia muda. “Abang dan saya sering bermain catur saat kami tumbuh bersama. Saya sungguh mengemari permainan itu.”
“Saya menyukai strategi. Lewat catur, saya belajar untuk melihat beberapa langkah ke depan dan secara strategis untuk mendapatkan keputusan paling baik,” kata Jantz.“Ini juga mengajarkan anda untuk tetap bersikap rendah hati. Sebab selalu ada pemain yang lebih hebat dari anda,” paparnya.
Ia mendirikan klub catur tahun 2006 saat ia cuti panjang akibat punggungnya cedera parah saat bekerja sebagai pemadam kebakaran. “Saat itu saya mulai terbiasa bermain catur secara online,” kata Jantz. Ia juga sering bermain catur di Starbucks.
“Saya rasa, amat menyenangkan jika menyaksikan orang-orang bertemu dan bermain catur di sebuah tempat. Jadi saya membangun sebuah tempat untuk itu di Starbucks. Saya kemudian memasang iklan dan mulai menelpon orang-orang,” lanjutnya.
Dengan cara itu, klub catur yang dirintisnya mulai ramai. Dari mulut ke mulut tempat itu menjadi ajang bagi komunitas catur berkumpul.
Setiap hari Rabu sejak pukul 18.00 – 22.00 WIB para anggota bersua setelah menghabiskan waktu di tempat kerja masing-masing. Mereka berkumpul untuk bergaul dan mengakhiri hari dengan mencoba saling mengukir kemenangan dalam sebuah permainan yang mereka cintai.
Para pensiunan, pekerja profesional tingkat menengah dan anak-anak muda berbakat membawa papan catur masing-masing. Kemudian mereka saling menguji taktik dan strategi mereka dengan lawan masing-masing.
Vern Stiles, penduduk Lancaster yang kini berusia 71 tahun, menggemari permainan catur malam yang diadakan sekali seminggu itu. “Saya memperbolehkan permainan catur di kedai kopi saya sebelum saya menikah.”
Menurut Stiles, kegiatan itu amat bermanfaat baginya. Ia mengaku tak pernah merasa setenang itu, karena bisa berdekatan dengan para master catur ulung.
Klub catur itu memang terbuka bagi para master dan ahli strategi catur. Banyak anggota membawa papan karton yang bisa dilipat, serta membawa jam penunjuk waktu.
Menurut Stiles, ada tiga tahap klasik dalam permainan catur: pembukaan –tahap paling mencemaskan bagi pemain untuk menjebak lawan– tahap pengembangan dan tahap akhir.
“Di sini semua orang bisa mengembangkan gaya permainan individualnya,” kata Stiles, yang mengaku kini menyukai permainan liar dan penuh resiko. Terkadang ia menyebut gaya permainannya sebagai “catur yang buruk.”
Sebagian pemain lagi lebih menyukai permainan sabar –mereka mengalahkan lawannya, setahap demi setahap. Beberapa pemain lainnya lebih menyukai gaya penyelesaian secepatnya.
“Gaya kesukaaan saya adalah melakukan pengorbanan sebelum lawan sempat mengkonsolidasikan buah-buah caturnya,” ujarnya. ***

Fischer Dalam Ingatan

22 Januari 2008

Saya pertama kali menang melawan Bobby Fischer saat menukar benteng saya dengan ratu miliknya. Ini membuat keunggulan saya atas dirinya dalam hitungan setengah detik.

Namun saya kalah. Dan saya tahu mengapa hal itu terjadi.

Sebab saya bertanding dengan seorang Bobby Fischer.


Peristiwa ini terjadi pada bulan Agustus 1971, saat Fischer tampil di turnamen catur cepat yang diadakan di Klub Catur Manhattan, Midtown.

Fischer berhadapan dengan 11 master catur setempat bermain dalam “permainan catur lima menit.” Masing-masing pemain harus menyelesaikan seluruh langkahnya dalam tempo tersebut.

Dalam pertandingan pertamanya Fischer menghadapi pemain termuda di turnamen itu, yaitu saya. Saya sudah mengenal namanya sejak delapan tahun lalu namun tak pernah bertarung dengannya.

Saya merasa terpesona. Beberapa bulan sebelumnya, Fischer mengalahkan pecatur tingkat dunia dengan angka telak: 6-0. Kemenangan itu tak pernah diperkirakan. Sebelumnya malah banyak orang pesimis Fischer mampu mengalahkan pecatur kuat tersebut.

Stelah itu semua orang menduga Fischer akan memenangkan juara catur dunia dalam tempo kurang dari satu tahun. Dan, ia kemudian memang meraihnya.

Dalam pertandingan kami, saya memegang buah putih. Setelah enam langkah, belasan orang yang menyaksikan pertandingan kami segera tahu saya menggunakan pembukaan kesukaan Fischer untuk melawan dia.

Jari-jari panjangnya dengan kuku yang terawat kemudian menghentikan manuver saya. Setelah 15 langkah, ia mulai mendapat keunggulan. Namun setelah langkah ke-25 ia harus meninjau ulang taktiknya. Dan saya berhasil mendapat ratu miliknya untuk saya tukar benteng.

Tapi akhir pertandingan masih amat kompleks dan saya baru menyadari: Laki-laki yang ada di meja seberang saya adalah seorang Bobby Fischer. Maka, tak ada lagi kejadian mengejutkan pada langkah-langkah berikutnya.

Saya hanya memiliki waktu sisa satu menit dan tak bisa bergerak leluasa lagi. Saat jarum jam di meja saya tinggal 10 detik, saya menyalami dan mengakui kemenangan taktisnya.

Ia mengalahkan saya lagi, kali ini dengan mudah, dalam pertandingan kedua kami. Ia kemudian memenangkan turnamen itu dan saya menempati urutan kedua. Tapi apa yang terjadi jika pada pertandingan pertama saya masih memiliki waktu satu atau dua menit lagi? Apakah saya benar-benar akan mengalahkan Bobby Fischer? (Andy Soltis, The New York Post)

****